Internet, Bagai Pedang Bermata Dua

Internet sebagai media, tak ubahnya bagai pedang bermata dua. Bisa digunakan untuk kebaikan, bisa pula digunakan untuk kejahatan.

Lima Pola Pemecahan Masalah

Setiap manusia, tentunya memiliki masalah (problem). Dan tampaknya, tidak ada satu pun manusia di muka bumi ini, yang hidup tanpa masalah.

Gelisah Karena Pujian

Mendengar berbagai pujian, si alim menjadi gelisah. Jangan-jangan dirinya rajin beribadah bukan karena Allah, melainkan karena orang-orang memujinya sebagai orang alim.

Akademisi Ilmuwan Dakwah di Era Internet

Sebagai pilar terdepan, akademisi ilmuwan dakwah idealnya berdiri paling depan dalam gerbang pertarungan global.

Ketimpangan antara Intelektualitas dan Moralitas

Di dunia pendidikan, manusia dibentuk dan dicetak bukan sekadar untuk menjadi cerdas, dan terampil semata, tetapi juga berakhlak mulia.

PT Belum Serius Garap Pers Sunda

Sabtu, 27 Desember 2008 , 18:47:00
BANDUNG, (PRLM).- Perguruan tinggi khususnya yang mengajarkan ilmu jurnalistik di Jawa Barat belum serius dalam menggarap pers Sunda. Ketidakseriusan tersebut terlihat dengan belum adanya rujukan berupa kajian ilmiah maupun buku populer yang menulis tentang pers Sunda.Demikian dikatakan Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung, saat ditemui di sela seminar setengah hari bertema “Pers Sunda : Berkah atau Musibah” di Kampus UIN SGD, Jln A.H. Nasution No. 105 Cibiru Kota Bandung, Sabtu (27/12).
Dia mengatakan, kurangnya rujukan pers Sunda tersebut menyebabkan pers Sunda tidak berkembang. Menurut dia, saat ini yang ada hanya berupa produk jurnalistik seperti tabloid dan majalah Sunda. Namun keberadaan produk jurnalistik tersebut ada bukan karena aspek manajerial yang bagus melainkan karena kepedulian sosial terhadap bahasa Sunda. (A-185/das)***

Diposting oleh Enjang Muhaemin
Lentera Dakwah Updated at: Jumat, Agustus 06, 2010